'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
LLHPB PDA Kota Surakarta Goes to CFD Surakarta
02 Oktober 2019 05:54 WIB | dibaca 238

Sebagai upaya mensukseskan program kerja tahun 2019, LLHPB PDA Surakarta merasa perlu untuk mensosialisasikan kegiatan serta program kerja kepada masyarakat luas. Dalam rangka mensosialisasikan kegiatan serta program kerja dari LLHPB PDA Surakarta tersebut, pada Ahad 22 September 2019, LLHPB PDA Surakarta menggelar stand di CFD Slamet Riyadi Solo. Bertempat di depan Hotel Grand Kota Slamet Riyadi Solo, kegiatan Ahad pagi ini diisi dengan perkenalan mengenai LLHPB PDA Surakarta oleh Ketua LLHPB PDA Surakarta, Ibu Hj. Mulyaningsih, S.Kep.Ns., M.Kep. Dalam perkenalannya, beliau menyampaikan bahwa LLHPB PDA Surakarta adalah organisasi dibawah naungan PDA Surakarta yang berfokus pada isu penanggulangan bencana serta isu-isu terkait dengan lingkungan. Disampaikan pula bahwa sejak dibentuk pada 1 Maret 2018, LLHPB PDA Surakarta telah melaksanakan beberapa kegiatan, seperti Apel Srikandi,Turba ke PCA dan NA, Sosialisasi Penanggulangan Bencana dengan BPBD Jateng, mengikuti Jambore Nasional, dan kerjasama dengan beberapa instansi pendidikan di Surakarta. Selain itu beliau juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan LLHPB PDA Surakarta dengan ikut bergabung menjadi relawan.

Selain sosialisasi, pada kesempatan tersebut, LLHPB PDA Surakarta bekerjasama dengan Komunitas Anak Bawang menggelar kegiatan membuat kerajinan dari barang bekas serta bermain permainan tradisional. Kegiatan ini dipilih karena merupakan suatu wujud nyata dari kepedulian LLHPB PDA Surakarta terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat Solo yang sedang berkegiatan di CFD Slamet Riyadi diajak untuk peduli lingkungan dengan memanfaatkan barang bekas atau bahkan sampah rumah tangga menjadi barang yang memiliki nilai lebih. Barang bekas yang awalnya tidak memiliki nilai dirubah menjadi kerajinan yang bisa memiliki nilai jual. Dalam kesempatan tersebut, diperagakan serta diajarkan untuk memanfaatkan tutup botol bekas dan plastik kresek. Barang-barang tersebut kemudian dibuat menjadi kerajinan berupa rangkaian bunga dan mainan ular. Ibu Yayu Fatma salah satu relawan LLHPB PDA Surakarta, selaku instruktur menjelaskan kepada ibu-ibu yang hadir bahwa barang kerajinan tersebut laku dipasaran. Bahkan dirinya menyampaikan, untuk saat ini sedang mendapat order berupa saringan dari botol bekas untuk digunakan sebagai Instalasi pengolahan air limbah (ipal) dan membutuhkan sejumlah 10000 botol bekas. Beliau juga menghimbau untuk senantiasa kreatif dalam memanfaatkan barang-barang bekas disekitar lingkungan untuk dirubah menjadi produk yang berkualitas dan memiliki nilai jual. Sehingga lingkungan menjadi nyaman dan bebas sampah serta mampu mendapat keuntungan darinya.

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari